- Jumat 12 Maret 2009 10:00 naik mobil Jogja-Salatiga +/- 2 jam selama 5 hari
- Selasa 17 Maret 2009 19:00 naik mobil Salatiga-Jogja +/- 3 jam
- Rabu 18 Maret 2009 17:00 berangkat ke Purwakarta +/- 7 jam
- Kamis 18 Maret 2009 11:00 berangkat ke Jakarta +/- 3 jam
- Jumat 19 Maret 2009 13:45 terbang Jakarta-Jambi +/- 50 menit, sore hari sekitar jam 5 dapat kabar gak enak bahwa bapak kecelakaan jadi harus pulang esok harinya, awalnya nyari tiket Jakarta-Jambi lewat internet dapat Lion jam 09.25 sudah booking tapi karena harganya mahal 1 juta kurang dikit akhirnya tidak diambil ku putuskan untuk mencari tiket onsite dibandara pagi hari berharap dapat yang trip pagi, ternyata kurang beruntung semua maskapai trip pagi ke Jambi sudah habis akhirnya ambil Batavia jam 13:45
- Jumat 20 Maret 2009 20:00 naik mobil Jambi-Muara Bungo +/- 6 jam
- Sabtu 21 Maret 2009 02:00 naik mobil Muara Bungo-Rimbo Bujang +/- 1 jam
- Sabtu 21 Maret 2009 09:00 naik mobil Rimbo Bujang-Padang +/- 7 jam, 5 hari menunggu bapak yang di rawat di High Care Unit (HCU) RSUP M. Djamil Padang akhirnya Rabu 25 Maret 16:30 bapak berpulang ke rahmatullah.
- Rabu 25 Maret 2009 19:00 naik ambulan Padang-Rimbo Bujang +/- 5 jam
- Selasa 31 Maret 2009 08:00 naik motor Rimbo Bujang-Muara Bungo, 3 hari sebelumnya booking tiket Lion lewat internet (walaupun cuma dapat gprs 53kbps ternyata IM2 memang bisa diandalkan) Jambi-Jakarta-Jogja pagi jam 07:30 selesai booking bayar lewat internet banking mandiri, cepat dan praktis.
- Selasa 31 Maret 09:00 naik travel TOP Muara Bungo-Jambi, ternyata agak kurang beruntung walaupun sudah booking ternyata dapat dibelakang, jalanan yang penuh tikungan dan beberapa daerah yang rusak parah membuat kepala pusing ditambah ada yang menggunakan minyak angin, aroma yang menyengat membuat kepala bertambah pusing, daripada sampe muntah malu :-D mending memposisikan diri mencari PW (posisi wuenak) akhirnya tak terasa mobil kijang inova sudah berhenti di rumah makan Citra Sungai Bengkal, keluar ke kamar mandi, kepala masih sedikit pusing tidak ikut makan akhirnya tidur-tiduran di mushola. Dari rumah sudah rencana sampai Sungai Bengkal akan menelpon The Vemo (Erwin) buat numpang nginep dirumahnya :-) maklum gak ada sodara di Jambi tadinya kalau gak bisa kontak Erwin bakal nginep di hotel dekat bandara, tapi setelah sampai Muara Bulian coba kontak lagi dan berhasil.
- Rabu 1 April 2009 07:30 terbang Jambi-Jakarta, namanya juga buru-buru jam 06:50 baru dari rumah padahal jam 07:30 pesawat sudah take off berangkat dari rumah naik motor sampai bandara jam 07:05 buru-buru ke loket lion buat minta printout pesanan tiket buat chek-in. Alhamdulillah semua berjalan dengan semestinya, boarding, aboard dan landing di Jakarta dengan sempurna. sesaat sebelum turun dari pesawat coba-coba ngecek boarding pass, astaghfirullah ternyata bagage cuma sampai jakarta ternyata tidak dibuat transit oleh petugas lion Jambi, terpaksa ambil bagasi, keluar dan menuju loket lagi buat minta print out tiket buat masuk bandara dan check-in, sialnya harus bayar air port tax cengkareng yang setinggi langit padahal cuma numpang pip aja.
- Rabu 1 April 2009 11:10 terbang Jakarta-Jogja, jadwal awal boarding jam 10:00 lewat gate A2 akhirnya dikabarkan delay 40 menit (kebiasaan maskapai indonesia), setelah lama menunggu akhirnya panggilan untuk boarding datang tapi memang mengesalkan harusnya boarding lewat gate A2 di pindah melalui gate A7 (capek jalan lagi) alhamdulillah mendarat dengan selamat di Jogjakarta kota tercinta.
- Rabu 1 April 2009 13:00 naik Transjogja Bandara-Monjali, dari rumah memang sudah ada rencana mencoba naik Transjogja itung-itung lebih irit dari pada naik taxi, menjajal sistem Transjogja yang aku sendiri ikut mengembangkannya, beli tiket single trip 3000 kemudian masuk shelter kemudian menunggu bus 3A, setelah sekitar 20 menit menunggu akhirnya datang juga, boarding di Transjogja suasananya masih adem sama seperti saat awal Transjogja di luncurkan, transit di shelter condong catur kemudian naik 2A menuju shelter monjali, di shelter condong catur telpon istri untuk jemput si monjali, akhirnya turun di shelter monjali nunggu bentar dilanjutkan naik swift pulang kerumah.
Thank's buat The Vemo atas penginapan, makan dan oleh-olehnya.

2 komentar:
Perjalanan yang panjang dan melelahkan Ri...
Sekarang Borading di Bandara Cengkareng berapo ri? 50 ribu yo?
Rp. 40.000 win, cuma bisa manfaatin pip+pup aja, yang lain ya tetep harus bayar atau beli.
Jadi kalau di cengkareng mending pip nya di luar toliet aja kali, biar ngasih kerjaan ke cleaning service, hehe, berjanda kali...
Post a Comment